Pembahasan Penting Mengenai AC

AC atau yang disingkat sebagai Air Conditioner merupakan sebuah alat yang mempunyai kemampuan untuk mengendalikan suhu udara pada ruangan dengan mengubahnya menjadi sejuk. Berdasarkan kemampuannya, AC sangat cocok untuk digunakan pada wilayah yang memiliki iklim tropis atau panas. Mungkin kita sudah sering melihat AC namun masih banyak yang kurang mengetahui hal-hal apa saja yang terdapat pada AC. Nah artikel berikut ini akan membahas mengenai AC.

Berbagai Macam Jenis AC

AC tidak hanya memiliki satu jenis saja, tetapi AC memiliki berbagai macam jenis seperti yang disebutkan dibawah ini.

1. AC Split Wall

Ini merupakan jenis AC yang sangat sering ditemukan pada setiap rumah karena kemudahannya dalam segi perawatan. AC yang satu ini juga memiliki beberapa bagian Indoor dan Outdoor. Indoor merupakan bagian AC yang mengeluarkan udara dingin dan outdoor dimana tempat mesin AC berada. Outdoor dikatakan biasanya diletakkan pada bagian luar ruangan karena hawa panas yang dikeluarkannya serta suaranya yang berisik. Lain hal dengan indoor yang letaknya dalam ruangan karena hasil suhunya yang dingin.

2. AC Window

Ini adalah salah-satu jenis AC dengan bentuk petak yang dikatakan tidak menggunakan remote pada saat ingin digunakan. Ini memiliki sistem tombol kontrol dan hanya terdiri dari satu bagian.

3. AC Sentral

Jenis AC yang seperti ini biasanya hanya ditemukan pada hotel atau mall karena sistem AC jenis ini berbeda dengan AC rumahan yang biasa. AC jenis ini didinginkan diluar ruangan dan setelah dingin, ini akan kembali dialirkan kedalam ruangan tersebut.

4. AC Standing Floor

Yang dimaksudkan dengan AC jenis ini adalah AC yang bagian indoornya mudah dipindahkan. Sangkin praktisnya, AC tersebut bisa digunakan dalam berbagai acara tanpa harus memerlukan bantuan yang lain. Biasanya, jenis AC yang satu ini untuk menghidupkannya menggunakan remote kontrol serta memiliki bagian indoor dan outdoor.

5. AC Cassette

Bagian indoor dari jenis AC ini biasanya terletak pada plafon dan memiliki berbagai macam ukuran dari 1.5pk hingga 6 pk. Tidak seperti dengan AC rumahan dimana AC yang satu ini memerlukan keahlian dalam pemasangan serta cukup menguras tenaga.

6. AC Split Duct

Ini adalah jenis AC yang pendinginnya menggunakan sistem Ducting. Dengan kata lain, AC jenis ini tidak menggunakan pengatur suhu melainkan dengan sistem kontrol. Jenis AC yang seperti ini biasanya hanya ditemukan pada suatu tempat dengan ruangan yang luas seperti pada mall dan gedung lainnya.

Sistem Ducting yang digunakan adalah yang terpenting pada AC tersebut karena adanya alat pengantar udara dengan hasil yang dingin pada ruangan.

7. AC Inverter

Ini merupakan jenis AC split dengan teknologi inverter. Inverter pada AC tersebut dikatakan sebagai alat untuk mengatur kecepatan atau pergerakan motor listrik. Dengan adanya inverter, kecepatan motor listrik dapat diubah sesuai kebutuhan. Keistimewaan dari AC yang satu ini dikatakan hemat listrik.

8. AC VRV

VRV merupakan singkatan dari Variable Refrigerant Volume yang diartikan sebagai sistem refrigerant yang berubah-ubah. VRV merupakan sistem teknologi yang menggunakan CPU serta kompresor inverter yang tidak diragukan lagi kehandalannya. Sangkin handalnya, ini bisa mengatur tempetarur sesuai dengan yang diinginkan secara terkomputerisasi. Selain itu, ini sangat hemat energi yang tidak kalah dengan AC lainnya.

Komponen-Komponen AC

Seperti apa yang telah dijelaskan diatas, AC memiliki komponen yang berbeda dan terbagi menjadi beberapa bagian seperti:

A. Komponen utama AC

  • Kompresor

Kompresor yang dimaksudkan disini adalah sebuah alat yang berguna sebagai penyalur gas refrigeran ( suatu zat yang dapat diubah wujudnya dari gas menjadi cair, ataupun sebaliknya) ke seluruh sistem. Pada AC, kompresor dikatakan memiliki 2 pipa seperti pipa hisap dan pipa tekan. Selain itu, juga mempunyai daerah tekanan yang disebut tekana rendah dan tekanan tinggi. Kompresor memiliki 3 jenis yang berbeda seperti Kompresor Torak ( Reciproacting ) Kompresor Sentrifugal dan kompresor rotary.

  • Kondensor

Kondensor merupakan salah-satu komponen AC yang disebut alat penukar kalor, menurunkan suhu atau temperatur refrigeran serta mengubah refrigeran dari gas menjadi cair. Ini sedikit berbeda dengan AC dimana kondensor biasanya diletakkan diluar ruangan. Dingin yang dihasilkan kondensor berasal dari kipas atau FAN yang berfungsi untuk menghembuskan panas dari kondensor saat kalor dilepaskan.

  • Pipa kapiler

Ini adalah komponen utama AC dengan fungsi sebagai penurun tekanan refrigeran serta mengalur arah refrigeran pada evaporator. Pipa kapiler mempunyai fungsi yang sangat penting dan utama yaitu sebagai penghubung 2 bagian tekanan seperti tekanan tinggi dan tekanan rendah. Sebelum melewati pipa kapiler, tingginya tekanan refrigeran akan diturunkan dan ini bisa menyebabkan penurunan suhu. Disinilah mengapa refrigeran berada pada titik terdingin.

  • Evaporator

Salah-satu komponen utama AC yang disebut sebagai evaporator berfungsi sebagai penyerap serta menyalurkan panas ke refrigeran. Inilah mengapa evaporator disebut sebagai alat penukar panas karena wujud cair refrigeran yang melewati pipa kapiler diubah menjadi gas. Evaporator yang dikatakan memiliki kemampuan menyerap udara panas disekitar ruangan AC akan dimasukkan kedalam pipa yang kemudian dikeluarkan menjadi suhu yang dingin.

B. Komponen pendukung AC

  • Strainer atau saringan

Komponen pendukung AC yang pertama disini adalah saringan atau strainer. Seperti dengan namanya, ini dikenal berfungsi sebagai penyaring kotoran yang dibawa oleh refrigeran masuk kedalam sistem AC. Kotoran yang masuk dan melewati saringan akan mengakibatkan pipa kapiler tersumbat.

  • Accumulator

Bagian dari komponen pendukung AC yang satu ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara refrigeran cair. Selain itu, juga dapat mengatur aliran keluar masuk refrigeran dari saluran kompresor. Agar refrigeran cair tidak masuk pada kompresor, accumulator mempertahankan refrigeran dalam bentuk gas. Ini dikarenakan bentuk gas akan mudah masuk kedalam kompresor sehingga bagian dalam kompresor tidak akan rusak.

  • Minyak pelumas kompresor

AC yang dikatakan memiliki minyak atau oli kompresor dikatakan sangat berguna untuk melicinkan bagian kompresor agar tidak cepat rusak karena gesekan. Selain itu, minyak tersebut juga dapat berfungsi sebagai peredam panas pada kompresor. Namun, bagi minyak yang tercampur dengan zat refrigeran juga akan mengalir pada sistem pendingin dengan melewati kondensor dan evaporator.

  • Kipas ( Fan atau Blower )

AC juga memiliki komponen blower yang dimana alat tersebut diletakkan pada bagian rumah dengan fungsi sebagai penghembus udara dingin yang berasal dari evaporator. Dan Fan atau kipas yang letaknya pada bagian luar rumah dikenal sebagai fungsi untuk mendinginkan serta membantu melepasakan panas yang ada pada kondensor.

C. Komponen kelistrikan AC

  • Thermistor

Ini disebut sebagai suatu alat yang dapat mengatur temperatur. Dengan kata lain, thermistor memiliki kemampuan untuk mengatur kerja kompresor sesuai dengan berubahnya temperatur. Thermistor dikatakan memiliki beberapa bentuk seperti piringan, batangan atau butiran. Pada bentuk butiran, beberapa diantaranya terbungkus seperti kapsul dengan bahan kaca. Walaupun ukurannya yang kecil, tetapi mampu memberikan reaksi cepat pada perubahan temperatur.

Thermistor juga dikatakan memiliki beberapa bagian seperti thermistor temperatur ruangan dan thermistor pipa evaporator. Thermistor temperatur ruangan berfungsi sebagai penerima adanya suatu perubahan temperatur dari hembusan evaporator. Dan fungsi dari thermistor pipa sebagai penerima berubahnya temperatur dari pipa evaporator.

  • PCB kontrol

Ini adalah alat yang berguna sebagai pengatur kerja pada seluruh unit AC. Ini mimiliki berbagai macam alat seperti thermistor, sensor, kapasitor, IC, trafo, fuse, saklar, relay dan lainnya. Dari jenis tersebut, sudah pasti fungsinyapun berbeda seperti pengontrol kecepatan blower naik turunnya atau swing, mengatur temperatur, waktu pengoperasian hingga menyalakan atau mematikan AC.

  • Kapasitor

Kapasitor yang termasuk pada komponen kelistrikan AC dikatakan berguna sebagai tempat penyimpanan sementara muatan listrik. Tempat penyimpanan tersebutpun tergantung pada kapasitas atau muatan kapaitor. Pada AC, ini biasanya memiliki dua starting kapasitor seperti penggerak kompresor dan motor kipas (fan).

  • Overload motor protector (OMP)

Ini dianggap sebagai suatu alat yang dapat mengamankan motor listrik kompresor. Sistem kerja dari alat tersebut dikendalikan oleh sensor panas yang berasal dari campuran logam dan bukan logam. Unsur bukan lagom inilah yang nantinya secara otomatis akan membuka dan menutup arus listrik. Apabila unsur bukan logam dialiri arus listrik yang mengakibatkan kompresor panas dan arus listrik yang mengarah pada kompresor akan putus dan sebaliknya.

OMP memiliki 2 jenis sesuai dengan penempatannya, external OMP yang diletakkan pada bagian luar badan kompresor yang digunakan untuk mesin AC dengan kapasitas yang tidak terlalu besar dan internal OMP yang ada didalam kompresor dan biasanya terdapat pada AC dengan kapasitas besar.

  • Motor listrik

Ini bukanlah motor listrik kendaraan, melainkan motor listrik yang bagian dari komponen kelistrikan AC. Dikatakan alat ini berfungsi sebagai penggerak kipas yang ada diluar dan dalam ruangan. Untuk mendapatkan putaran penuh, ini membutuhkan yang namanya start kapasitor.

  • Motor kompresor

Fungsi dari motor kompresor adalah sebagai penggerak mesin kompresor. Ketika alat tersebut bekerja, kompresor akan menjadi pendingin yang mengarah pada seluruh sistem pendingin.

Kelebihan Dan Kekurangan AC

Walaupun telah banyak yang menggunakan AC, akan tetapi AC juga memiliki kelebihan dan kekurangan seperti:

  • Kelebihan
  1. AC memiliki kemampuan untuk mengatur suhu udara pada ruangan hingga ruangan tersebut terasa sejuk.
  2. Filter yang ada pada AC akan membuat udara ruangan lebih bersih dan segar. Dengan kata lain, ruangan yang ber AC dikatakan bebas bakteri dan debu karena AC yang menyedot atau mengubah suhu pada ruangan.
  3. Bisa mengatur kondisi atau suasana suhu sesuai dengan apa yang diinginkan selama merasa nyaman.
  • Kekurangan
  1. Dari adanya AC, sudah pasti menambah biaya membayar tagihan listrik.
  2. Apabila AC tidak dirawat dengan semestinya, ini akan mengakibatkan lingkungan yang kurang baik.
  3. Tidak semua orang merasa cocok menggunakan AC. Dari suhunya yang dingin, bisa menimbulkan kekeringan pada kulit.

Manfaat AC Bagi Kesehatan

Banyak orang yang memilih untuk menggunakan ac, sudah pasti karena ac banyak memberikan kemudahan dan manfaat bagi manusia. Terutama bagi kesehatan manusia. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat dari ac bagi kesehatan manusia.

  • Terlindung dari panas dan dehidrasi

Suhu udara yang begitu panas dapat mengakibatkan tubuh susah menjaga atau menetralisir suhunya. Ini juga dapat mengakibatkan panas stroke sehingga bisa merusak otak dan organ lainnya. Agar ini tidak terjadi, udara dingin yang dihasilkan oleh AC dapat membantu. Selain dari itu, panas yang berlebihan juga dapat mengakibatkan dehidrasi pada seseorang. Dehidrasi disebabkan oleh adanya keringat yang sangat luar biasa karena suhu yang terlalu panas. Dari keluarnya banyak keringat, inilah yang menyebabkan dehidrasi. AC bisa meminimalkan risiko dehidrasi dengan cara mengurangi keringat

  • Meningkatkan produktivitas

Dari suhu yang sangat panas, ini bisa memberikan kelelahan pada seseorang. Apabila seseorang merasa sangat lelah ini bisa menurunkan semangat serta produktifitas terganggu. Dari adanya udara AC yang sejuk, secara otomatis tubuh terasa lebih bersemangat dan produktivitas kerja meningkat.

  • Meningkatkan kualitas udara dalam ruangan

Sesuai dengan apa yang kita ketahui, AC bisa mengubah suhu udara pada ruangan dari suhu yang gerah menjadi suhu yang sejuk. AC yang juga dapat menyaring debu serta bekteri dari ruangan lalu menghambat pertumbuhan jamur dengan cara mengurangi tingkat kelembaban pada ruangan sehingga udara disekitar terasa bersih.

Efek Samping AC Bagi Kesehatan

Jika tadi adalah manfaatnya bagi kesehatan, berikut ini adalah efek samping yang diberika oleh ac bagi para penggunanya. Dan berikut ini adalah beberapa efek sampingnya bagi kesehatan.

  • Kekeringan pada kulit

Jika seseorang terlalu lama berada pada ruangan dengan AC yang menyala, ini dapat menimbulkan kekeringan serta iritasi. Dengan begitu, kulit yang awalnya lembab akan berubah menjadi kering. Dari situasi tersebut, yang harus dilakukan adalah menggunakan pelembab secukupnya.

  • Alergi dan infeksi saluran pernapasan

Bagi seseorang yang berhubungan langsung dengan suhu AC bisa menimbulkan masalah sinus, sakit tenggorokan, gejala flu dan yang lainnya. Ada sebagian AC yang tidak bisa melembabkan udara namun sebaliknya. Suhu udara yang kering dikatakan sebagai salah-satu penyebab dimana mulut dan hidung mengalami iritasi.

Apabila AC tidak dibersihkan secara rutin, ini dapat memperbanyak debu serta bakteri sehingga menimbulkan masalah pada saluran pernafasan.

  • Berat badan

Ternyata AC bisa mempengaruhi berat badan. Ini dinyatakan oleh penelitian yang dilakukan biostatisticians di University of Alabama di Birmingham dengan mengamati AC. Ini mengungkapkan bahwa AC yang dikatakan menjaga suhu ruangan sehingga tubuh tidak lagi mengeluarkan energi yang bisa mengakibatkan naiknya bobot tubuh.

Dari berbagai penjelasan tersebut, semoga apa yang diberikan ini menjadikan suatu karya yang sangat berguna dan menguntungkan untuk banyak orang. Sampai disini pembahasan kita kali ini, selamat membaca dan selamat beraktivitas.